Meningkatkan Motivasi Belajar

Cara Meningkatkan Motivasi Belajar Anda

Jika Anda sekarang seorang mahasiswa, Anda mungkin ingin menjadi mahasiswa sukses. Besar kemungkinan Anda tidak mau menggantungkan diri pada keberuntungan untuk lulus kuliah. Bisa jadi Anda juga ingin membanggakan orang tua yang telah membiayai kuliah Anda.

Salah satu strategi untuk mencapai ketiga hal di atas adalah motivasi belajar. Akan tetapi, yang namanya motivasi, kadang naik kadang turun. Jangan khawatir jika motivasi Anda dalam belajar sedang turun. Anda bisa meningkatkannya sehingga mengubah Anda dari mahasiswa loyo menjadi mahasiswa bersemangat. Untuk tujuan tersebut, lakukan 5 langkah mudah berikut.

1. Buat sasaran belajar

Langkah pertama adalah membuat sasaran (target) belajar. Kunci dalam membuat sasaran tersebut adalah jelas, terukur, dan ada tenggat waktunya. Jelas dan terukur menunjukkan apa yang benar-benar Anda inginkan, sedangkan tenggat waktu memberikan bingkai waktu yang Anda perlukan untuk mencapainya. Ingat, sasaran yang tidak ada tenggat waktunya hanyalah sebuah angan-angan belaka.

Jika Anda mahasiswa S1 yang baru masuk pada tahun ajaran 2016, maka sasaran belajarnya bisa seperti ini:

  • Lulus kuliah dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,5 pada Juli 2021
  • Lulus kuliah dengan predikat cum laude sebelum Juli 2021
  • Lulus kuliah dengan IPK 3,6 sebelum 20 Februari 2021

Jika sasaran belajar tahunan terlalu lama, Anda bisa membuat sasaran belajar per semester. Contohnya seperti berikut:

  • Memperoleh IPK 3,6 pada Semester 1
  • Memperoleh IKP 3,5 pada Semester 2
  • Memperoleh IPK 3,7 pada Semester 3

Jangan lupa untuk menuliskan sasaran belajar Anda dan menginformasikannya pada orang yang bisa Anda percaya, misalnya teman karib, adik/kakak, orang tua Anda. Mengapa? Menurut penelitian yang dilakukan Prof. Dr. Gail Matthews dari Departemen Psikologi Universitas Dominician, 70% orang yang menuliskan dan menginformasikan sasarannya pada seorang teman akan meraih sasaran tersebut.

2. Tentukan mengapa sasaran itu penting

Setelah membuat sasaran belajar, langkah berikutnya adalah menentukan alasan sasaran belajar tersebut penting bagi Anda. Dengan kata lain, mengapa Anda menginginkan sasaran tersebut.

Sebagai contoh, jika sasaran belajar Anda adalah lulus kuliah dengan IPK 3,6 dalam 4 tahun, maka alasannya adalah:

  • Menghemat uang orang tua untuk biaya kuliah Anda
  • Meningkatkan daya saing Anda dalam mencari pekerjaan
  • Membuat orang tua Anda bangga

3. Visualisasikan ketika Anda meraih sasaran

Setelah membuat sasaran dan mengidentifikasi alasannya, visualisasikan ketika Anda meraih sasaran belajar. Visualisasi ini akan membantu memasukkan apa yang Anda inginkan ke pikiran bawah sadar Anda sehingga Anda tidak lupa.

Bagaimana cara memvisualisaikannya? Tidak sulit. Cari gambar atau foto di majalah, koran, atau internet yang sekiranya mendekati bentuk sasaran Anda. Sebagai contoh, Anda menemukan foto mahasiswa yang diwisuda di internet. Cetak foto tersebut, lalu taruh di dompet Anda atau tempelkan di dinding depan meja belajar Anda sehingga mudah terlihat.

4. Bertindak sedikit demi sedikit setiap hari

Langkah keempat adalah bertindak untuk meraih sasaran belajar. Berbeda dengan langkah kesatu sampai ketiga yang relatif mudah, langkah keempat ini cukup menantang karena memerlukan energi dan waktu Anda. Mungkin juga banyak kendala dan rintangan di langkah ini.

Meskipun demikian, strategi sederhananya adalah melakukan tindakan sedikit demi sedikit setiap hari. Beberapa contoh strategi ini adalah:

  • Mengerjakan satu soal Matematika setiap hari
  • Menghafal satu rumus Fisika setiap hari
  • Membaca buku Kimia satu lembar setiap hari

Strategi di atas sangat jitu karena otak Anda tidak akan menolaknya. Jika pun Anda sedang malas belajar, Anda mungkin akan bergumam kepada diri sendiri: “Ah…satu soal Matematika yang harus dikerjakan hari ini. Gampang itu…Ayo kerjakan sekarang!”.

Jika Anda melakukan strategi di atas, Anda telah membiasakan diri belajar setiap hari dengan menyenangkan. Dengan demikian, Anda akan terhindar dari sistem kebut semalam saat menghadapi ujian yang merepotkan dan melelahkan. Ingatlah, Roma tidak dibangun dalam satu malam sehingga Anda lebih baik belajar setiap hari dengan menyenangkan untuk meraih sasaran belajar Anda.

5. Tetap fokus pada sasaran

Langkah terakhir adalah tetap fokus pada sasaran belajar Anda. Untuk tujuan tersebut, Anda bisa melakukan tiga upaya berikut:

  • Lacak tindakan belajar Anda – Apakah Anda melakukan tindakan secara konsisten untuk meraih sasaran belajar Anda? Anda bisa mengetahuinya dari catatan atau pelacakan tindakan Anda. Misalnya, Anda menggunakan kalender untuk melacak apakah Anda belajar setiap hari atau tidak. Beri tanda X pada tanggal Anda belajar.
  • Kaji ulang (review) tindakan Anda – Setiap minggu (misalnya Minggu malam), lakukan kaji ulang tindakan yang telah Anda lakukan dalam rangka meraih sasaran belajar Anda. Saat melakukan kaji ulang ini, catat kendala yang muncul dan identifikasi cara mengatasinya sehingga Anda bisa menerapkan cara tersebut bila kendala tersebut muncul lagi di minggu-minggu berikutnya.
  • Baca kisah atau kata motivasi – Beli buku tokoh inspiratif Anda. Dengan membaca buku tersebut, Anda akan tahu bagaimana perjuangan tokoh tersebut meraih cita-citanya sehingga Anda bersemangat. Jika uang menjadi kendala, cari kata-kata motivasi di internet yang terkait dengan materi kuliah Anda.

Motivasi belajar bisa turun kapan saja. Hal ini wajar karena belajar merupakan sebuah proses yang tidak mudah, terlebih di era digital sekarang ini yang penuh dengan kemudahan melakukan tindakan selain belajar. Cobalah kelima langkah mudah di atas untuk meningkatkan motivasi belajar sehingga Anda menjadi mahasiswa yang bersemangat dan optimistis.

Semangat !!!