SBMPTN 2016

SBMPTN

Syarat-syarat yang harus disiapkan sebelum mengikuti tes SBMPTN 2016

Adik adik sekalian… SBMPTN 2016 sebentar lagi nih, udah siap kan ? Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tempat peserta SBMPTN diterima biasanya akan meminta calon mahasiswanya untuk menyertakan beberapa dokumen dalam proses registrasi online di laman PTN terkait maupun dalam proses daftar ulang dan verifikasi akademis. Jadi mulai sekarang kamu bisa mulai menyiapkan beberapa dokumen penting yang menjadi syarat-syarat di setiap proses tersebut.

  1. Kartu peserta SBMPTN

Kartu ini adalah bukti yang menunjukkan bahwa kamu benar-benar menjadi peserta SBMPTN. Untuk keperluan registrasi online di PTN, scan kartu ini. Selain itu, kamu juga bisa memfotokopi kartu peserta tersebut agar memiliki salinannya. Simpan kartu peserta SBMPTN dengan baik dan jangan sampai hilang.

  1. Kartu identitas

Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan kartu pelajar adalah beberapa kartu identitas penting yang harus kamu siapkan. Selain itu, terdapat beberapa PTN yang meminta KTP kedua orangtua juga. Oleh karena itu, lakukan scan dan fotokopi pada kartu-kartu tersebut.

  1. Pas foto

Siapkan pas foto dengan berbagai ukuran. Untuk latarnya sesuaikan dengan instruksi dari PTN yang bersangkutan.

  1. Rapor

Rapor akan digunakan PTN untuk memverifikasi nilai-nilai yang kamu dapatkan saat masih sekolah. Untuk itulah, fotokopi dan scan rapor hasil belajarmu saat SMA. Pastikan bahwa tidak ada manipulasi pada rapormu, sebab hal tersebut bisa membuatmu gugur dalam proses seleksi.

  1. Ijazah / surat keterangan lulus

PTN akan meminta ijazah sebagai bukti bahwa kamu telah menyelesaikan masa studi di SMA. Namun, proses tersebut dilakukan setelah pengumuman kelulusan Ujian Nasional (UN). Oleh karena itu, setelah pengumuman kelulusan UN nanti, kamu harus secepatnya mengurus ijazah atau surat pendukung lainnya, seperti Surat Keterangan Hasil Ujian (SKHUN) atau surat keterangan lulus.

  1. Kartu Keluarga (KK)

Terdapat PTN yang memintamu untuk menyertakan kartu keluarga, khususnya bagi peserta jalur bidik misi. Oleh karena itu, siapkan kartu keluarga tersebut dalam bentuk yang sudah di-scan maupun fotokopiannya.

  1. Surat keterangan lainnya

Saat pengisian formulir, kamu biasanya diminta untuk menyertakan surat-surat keterangan, seperti surat keterangan kesehatan, surat keterangan kewarganegaraan, surat keterangan penghasilan orang tua, dan sebagainya. Mulai sekarang, kamu harus mulai menyiapkannya, sebab membutuhkan beberapa waktu untuk menyiapkan surat-surat tersebut. jika sudah, jangan lupa scan dan fotokopi surat keterangan tersebut.

Selain beberapa dokumen di atas, kamu harus melihat kembali persyaratan-persyaratan yang dibutuhkan dalam proses penerimaan mahasiswa baru di PTN terkait. Pastikan bahwa kamu sudah mengisi formulir registrasi dengan lengkap dan benar.

Selain syarat yang harus disiapkan menjelang SBMPTN 2016, ada beberapa hal yang perlu adik-adik perhatikan, diantaranya :

  1. Kenali materi

Langkah yang paling penting dalam mempersiapkan diri untuk mengisi ujian esai SBMPTN adalah dengan mengenali materi ujian yang akan diikuti. Misalnya, mempelajari mata pelajaran program studi perguruan tinggi yang sudah dipilih oleh calon mahasiswa.

Pelajari beberapa mata pelajaran yang sebelumnya pernah dilakukan, catatan yang pernah ditugaskan, atau teks yang pernah dicatat di sekolah. Menjelang detik-detik ujian dilakukan, perlu kiranya adik-adik untuk kembali menyimak materi pelajaran.

Tujuannya, agar tidak salah mengisi soal dari pertanyaan. Serta, menempatkan diri dalam kerangka berpikir yang benar dengan menulis beberapa esai.

  1. Bersantai dan tarik nafas

Ketika dihadapkan dengan batas waktu menghadapi ujian tulis masuk perguruan tinggi negeri, kita mungkin tergoda untuk mencoba menyusun sebuah esai sebelum kita benar-benar mengikuti ujian tersebut.

Tahan godaan itu. Tarik napas dan bersantai. Ambil beberapa menit pada awal ujian untuk membaca dan berpikir tentang setiap pertanyaan.

  1. Baca instruksi

Pastikan bahwa adik-adik membaca petunjuk dengan hati-hati setiap soal ujian. Jangan salah mengisi jawaban pada pertanyaan yang tertulis di soal ujian. Karena akan berakibat fatal.

Selain itu, adik-adik juga harus mengisi jawaban dengan melihat lama waktu ujian yang diberikan. Seluruh soal pertanyaan, harus adik-adik isi dengan jawaban yang menurut adik-adik sesuai dan benar. Pastinya, sebelum mengumpulkan soal ujian kepada panitia, adik-adik harus kembali mengecek apakah seluruh pertanyaan sudah diisi.

  1. Bertanya jika tak paham

Baca topik beberapa kali dalam pertanyaan ujian, jika adik-adik kurang paham dengan maksud di pertanyaan tersebut, adik-adik bisa tanyakan kepada panitia SBMPTN. Alasannya, tentu saja agar adik-adik tidak salah mengisi di kertas ujian dan adik-adik juga perlu mengevaluasi setiap jawaban yang sudah diisi di kertas ujian.

  1. Berdoa

Berdoa adalah obat yang paling mujarab bagi peserta ujian sebelum, saat dan sesudah mengikuti ujian SBMPTN. Dengan berdoa, adik-adik akan diberikan kemudahan mengisi soal ujian dan tentu saja diterima sebagai mahasiswa di universitas yang menjadi incaran.

Apa aja sih soal yang di ujikan pada saat SBMPTN ???

Kelompok ujian SBMPTN akan mengerjakan Tes Kemampuan dan Potensi Akademik (TKPA). Tes ini diujikan untuk mengetahui bakat dan kemampuan seseorang di bidang keilmuan (akademik). Hasil tes juga dapat menjadi ukuran kemampuan berkomunikasi dan bernalar calon mahasiswa.

Tahapan, peserta SBMPTN kelompok ujian Saintek akan mengerjakan soal-soal mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). diantaranya  materi Matematika, Biologi, Kimia, dan Fisika saat ujian SBMPTN. Sedangkan peserta kelompok ujian Soshum akan menekuni materi soal mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Ujian SBMPTN di kelompok ini terdiri atas mata uji Sosiologi, Sejarah, Geografi, dan Ekonomi. Peserta yang memilih kelompok ujian campuran harus mengerjakan paket soal Saintek dan Soshum.

Sementara itu, jika peserta ujian memilih program studi (prodi) seni dan olahraga, maka calon mahasiswa harus mengikuti ujian keterampilan.

Lalu, apa saja Tahapan proses yang harus diketahui saat ujian SBMPTN ???

Tahap Pertama, peserta SBMPTN dapat memilih salah satu dari tiga kelompok ujian yaitu kelompok ujian Sains dan Teknologi (Saintek), kelompok ujian Sosial Humaniora (Soshum) dan kelompok ujian campuran.

Tahap Kedua, semua peserta kelompok ujian SBMPTN akan mengerjakan Tes Kemampuan dan Potensi Akademik (TKPA). Tes ini diujikan untuk mengetahui bakat dan kemampuan seseorang di bidang keilmuan (akademik). Hasil tes juga dapat menjadi ukuran kemampuan berkomunikasi dan bernalar calon mahasiswa.

Kelompok soal meliputi : peserta SBMPTN kelompok ujian Saintek akan mengerjakan soal-soal mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Mereka harus menguasai materi Matematika, Biologi, Kimia, dan Fisika saat ujian SBMPTN.

Sedangkan peserta kelompok ujian Soshum akan menekuni materi soal mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Ujian SBMPTN di kelompok ini terdiri atas mata uji Sosiologi, Sejarah, Geografi, dan Ekonomi. Peserta yang memilih kelompok ujian campuran harus mengerjakan paket soal Saintek dan Soshum,

Tahap Ketiga, jika peserta ujian memilih program studi (prodi) seni dan olahraga, maka calon mahasiswa harus mengikuti ujian keterampilan.

Jadwal ujian keterampilan dapat disimak di masing-masing kampus penyelenggara tes. Biasanya ujian keterampilan ini diselenggarakan satu hingga dua hari setelah ujian tulis berlangsung.

Sejak sekarang, sebaiknya peserta mempersiapkan diri untuk menghadapi ujian keterampilan. Pemilih prodi ilmu seni akan menghadapi tes pengetahuan dan keterampilan bidang ilmu seni terkait. Peserta juga akan diminta mempraktikkan keterampilan dalam bidang seni yang dipilih seperti musik, tari atau lukis.

Kemudian, ujian keterampilan bidang Ilmu Keolahragaan terdiri atas pemeriksaan kesehatan, tes kesegaran jasmani dan keterampilan dasar olahraga. Peminat prodi ini akan diminta melakukan beberapa keterampilan dasar olahraga seperti lari, squat jump, sit up, dan test koordinasi. semoga sukses.